Puncak Peringatan Harkonas ke-12, Mendag Zulkifli Hasan: Konsumen Berdaya Berkontribusi pada Kemajuan Perekonomian Bangsa

Jakarta, AYI (25/4/2024) – Mendag Zulkifli Hasan mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen yang berdaya, yaitu konsumen yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dalam berinteraksi dengan pasar dan memperjuangkan kepentingankonsumen.Dengan menjadi konsumen berdaya,masyarakat dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan perekonomian bangsa.

Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan dalam acara Puncak Perayaan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2024 dengan temaperingatan Harkonas 2024—2028 “Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Emas” dengan subtema pada 2024“Konsumen Kritis Cerdas Bertransaksi” di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta pada Rabu,(24/4).Indonesia pada usianya ke-100 pada 2045 mendatang bertujuan menjadi negara nusantara berdaulat, maju, berkelanjutan, dan menjadi kekuatan ekonomi lima besar di dunia.

“Saya berharap masyarakatdapat menjadi konsumen yang berdaya,yaknimengutamakan,membeli,dan menggunakan produk dalam negeri, khususnya produkusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menjadi konsumen berdaya adalahmenjadikonsumen yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan perekonomian bangsa,”jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, konsumsi merupakan pendukung bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada 2023,realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,05 persen. Pada tahun tersebut, kontribusi konsumsi rumah tangga mencapai 56,6 persen atau lebih dari separuh total produk domestik bruto (PDB) nasional.Konsumsi rumah tangga ini akan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Saya menyakini pertumbuhan konsumsi rumah tangga akan terus menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Marilah kita bersama-sama menjadi konsumen yang kritis yaitu konsumen yang sudah mampu berperan aktif dalam memperjuangkan hak dan kewajibannya, cerdas bertransaksi, dan bijak dalam berbelanja untuk memenuhi kebutuhan,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Dilanjutkan Mendag Zulkifli Hasan, pemberdayaan dan perlindungan konsumen menjadi faktor kunci dalam menjaga tingkat konsumsi masyarakat. Saat ini, konsumen Indonesiasecara bertahap semakin cerdas. Ini terlihat dari peningkatan Indeks Keberdayaan Konsumen menjadi 57,04atau berada pada tahap mampu pada 2023. Sebelumya, pada2017 Indeks Keberdayaan Konsumen memilikinilai 33,70 atau berada pada tahap paham.

“Artinya, pada2017 konsumen Indonesia baru memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen untuk melindungi dirinya. Kemudian, tahun 2023 konsumen Indonesia mampu menggunakan hak dan kewajiban konsumen untuk menentukan pilihan terbaik, termasuk menggunakan produk dalam negeri bagi diri dan lingkungannya,”terang Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan berharap, perayaan Harkonas ke-12menjadi momentum dalam peningkatan pemahaman hak dan kewajiban konsumen, peningkatan kecerdasan dan kemandirian konsumen, serta nasionalisme tinggi dalam menggunakan produk dalam negeri.Harkonas dirayakan setiap tanggal 20 April berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012 tentang Hari Konsumen Nasional.
“Konsumen Indonesia diharapkan dapat jelidanteliti sebelum membeli barang; serta memperhatikan label,kemasan,tanggal kedaluwarsa, danStandar Nasional Indonesia (SNI).Selain itu,konsumen harus berhati-hati dengan promosi;mengetahui syarat dan ketentuan,alamat,dan kontak pelaku usaha baik barang maupun jasa;serta berani bicara atau mengadu apabila merasa dirugikan,”imbau Mendag Zulkifli Hasan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Moga Simatupang meyakini, konsumen merupakan agen perubahan dalam posisinya sebagai penentu kegiatan ekonomi Indonesia yang sangat berpengaruh bagi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
“Dengan demikian, konsumen harus sadar akan hak dan kewajibannya, memiliki pengetahuan terkait perlindungan konsumen, serta kritis dalam melindungi dirinya dan berperilaku aktif dalam memperjuangkan haknya,”tambah Moga.
Puncak rangkaian kegiatan Harkonas 2024 ditandai dengan gelar wicara(talkshow) bertema “Konsumen Kritis CerdasBertransaksi”. Gelar wicara menghadirkan Duta Konsumen Cerdas periode 2012–2016 Tasya Kamilla dan Putri Indonesia 2024 Harastha Haifa Zahra, serta Direktur Pemberdayaan Konsumen Chandrini Mestika Dewi.
Chandirini menjelaskan sejarah Harkonas dan peran Kementerian Perdagangan dalam perlindungan konsumen. Selain menyusun regulasi, Kemendag juga menggencarkan edukasi bagi konsumen tentang hak dan kewajiban konsumen serta membina dan mengawasi pelaku usaha.Duta Konsumen Cerdas 2012–2016 Tasya Kamila menuturkan pengalamannya sebagai ibu yang memastikan kualitas produk yang digunakan keluarganya. Ia menekankan pentingnya memilih yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI), memeriksa tanggal kedaluwarsa, dan membaca reviu produk.
Sementara itu, Puteri Indonesia 2024 Harastha Haifa Zahra menyampaikan pengalaman sebagai konsumen dalam mengonsumsi produk dan keresahan atas maraknya penipuan daring. Ia mendorong generasi muda untuk tetap kritis dan meningkatkan literasi digital untuk menghindari penipuan.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal PKTN telah menyelenggarakan Festival Harkonas 2024 di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat 18—21 April 2024. Festival Harkonas menghadirkan pameran usaha kecil, danmenengah (UKM)dan gim Indonesia, klinik pengaduan konsumen,sertagelar wicara (talkshow) dengan berbagai topik dari berbagai pemangku kepentingan terkait. Selain itu, Ditjen PKTN menggelar berbagai lomba, yaitulomba menggambar dan mewarnai untuk anak sekolah dasar (SD), lomba poster untuk siswa sekolah menengah pertama (SMP), serta hiburan dan permainan. DitjenPKTNjuga menyelenggarakan kegiatan donor darah di 11 lokasi di Indonesia, serta edukasi konsumen dalam bentuk webinar.

Similar Articles

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Instagram

Most Popular