DUBES FADJROEL : ASPIRASI KUAT INDONESIA-KAZAKHSTAN UNTUK SEGERA RAMPUNGKAN PERJANJIAN PROMOSI DAN PERLINDUNGAN INVESTASI

Bali, AYI (13/5/2024) – Putaran kedua negosiasi draft Perjanjian Kerja Sama Promosi dan Perlindungan Investasi antara Indonesia dan Kazakhstan telah selesai dilaksanakan pada tanggal 6-7 Mei 2024 di Bali. Perjanjian sejenis ini, yang juga biasa dinamakan Bilateral Investment Treaty (BIT), nantinya berperan krusial dalam memberikan perlindungan hukum dan kepastian berusaha baik bagi investor Kazakhstan di Indonesia, ataupun pelaku usaha Indonesia yang berniat berinvestasi di Kazakhstan.

Pada perundingan putaran kedua tersebut, kedua pihak berhasil mencapai kesepakatan prinsip untuk semua isu utama yang tertuang pada teks draf perjanjian. Hal ini menunjukkan bahwa posisi dan pendekatan Indonesia memiliki banyak kesamaan dengan Kazakhstan. Selain adanya aspirasi kuat dari kedua pihak untuk segera merampungkan perjanjian jika memungkinkan dalam semester pertama tahun ini.

“Baik Indonesia maupun Kazakhstan sangat komit untuk menyelesaikan negosiasi ini karena BIT bakal berperan besar sebagai katalisator bagi peningkatan investasi dari Kazakhstan ke sektor-sektor potensial dan prioritas di Indonesia serta vice-versa” tandas Dubes RI untuk Kazakhstan Dr. M. Fadjroel Rachman.

“Saat ini saja tercatat adanya intensi kuat pihak Kazakhstan untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya di IKN. Perusahaan mobilitas pintar Kazakhstan telah meluncurkan investasi proyek percontohan di IKN dan Balikpapan. Ditambah BI Group, perusahaan konstruksi terbesar Kazakhstan, sedang menjajaki peluang investasi di IKN”, tambah Dubes Fadjroel.

Negosiasi di Bali tersebut telah dihadiri langsung oleh delegasi dari pemerintah Kazakhstan yaitu dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kehakiman, Kementerian Perdagangan dan Integrasi serta Badan Investasi “Kazakh Invest”. Dari pihak pemerintah Indonesia hadir antara lain perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Investasi/BKPM dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Demi segera menyelesaikan pembahasan teks BIT, kedua pihak berkomitmen melaksanakan babak negosiasi selanjutnya pada bulan Juni 2024 melalui konferensi video.

Similar Articles

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Instagram

Most Popular